Sabtu, 28 Agustus 2010

Surat cinta Untuk Nabi Muhammad SAW

Dear Rasulullah
Ku kerahkan semua yang ku tahu
Ku serahkan semua yang ku punya
Satu - satunya harapan yang ku inginkan
Bersama sanubari ku yang kelak di ridhoi Allah
Bersama doa - doaku yang merindukan jiwanya

Rindu ku padamu Ya Rasul
Melebihi keserakahanku padamu
Rinduku padamu Ya Rasul
Melebihi hausnya gemerlap dunia

Jejak - jejakmu Ya Rasul
Bagaikan lautan yang tidak akan pernah hilang
Sosokmu Ya Rasul
Bagaikan rembulan di malam hari

Ya Allah aku rindu pada Rasul-Mu
Ya Allah aku inginkan rasul-Mu
Ya Allah aku ingin kesejukannya
Ya Allah aku ingin bertemu dengannya
Ya Allah jadikanlah Rasul manusia yang paling mulia disis-Mu ......... :))

Ya Rasululullah,
ijinkanlah aku menuliskan sepucuk surat dari rindunya hati ini kepadamu. Ijinkan aku mengukir kata - kata cinta untukmu meskipun kata - kataku tak seindah kata - katamu. Ijinkanlah aku menjadi orang yang engkau sunggingkan senyum bahagia walau cintaku kepadamu tak pernah bertambah.

Entah surat ini akan engkau baca atau tidak, tapi aku tak akan menyerah untuk menyampaikan rasa rindu dan cintaku padamu. Baik angin pagi ataupun angin senja harapanku semoga dapat menemani Engkau untuk memahami isi surat ini.

Ya Rasulullah tercinta
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Sebelum diriku menulis surat ini, sudah tergambar dipikiran ini betapa bahagianya dirimu duduk berdampingan disisi Allah. Betapa bahagianya dirimu menjadi pilihan-Nya. Betapa beruntungnya dirimu ditambatkan menjadi Rasul-Nya. Engkaulah pemimpin semua nabi, pembawa rahmat untuk sekalian alam. Oleh karena itu, rasanya tidak pantas aku yang hanya manusia biasa ini mengganggumu dengan datangnya surat ini. Namun, itu tak membuatku menyerah karena begitu banyak yang ingin aku sampaikan kepadamu. Begitu banyaknya hati ini ingin mencurahankan semua curahan hatinya kepadamu. setidaknya membuat aku lega akan menyampaikan isi hati ini kepada seorang Rasul yang aku cintai dan yang selalu menjadi panutanku.

Ya Rasulullah dikesempatan ini, ingin aku kabarkan kapadamu, aku rindu kepadamu Muhammadku. Aku mendambakan pertemuan denganmu Ya Rasulullah walaupun rasanya tidak mungkin kita bertemu, karena kita terpisah oleh jarak dan waktu.
Tapi, aku masih punya harapan untuk bertemu denganmu. Seperti cerita orang - orang yang pernah memimpikanmu, maka akupun sama ingin memimpikan bertemu denganmu.

Ya Rasulullah,
dunia ini tanpamu semakin hari semakin memburuk. Zaman kembali ke kejahiliyahan. Belas kasihan sudah tidak ada dan berganti menjadi keegoisan orang - orang.

Ya Rasulullah,
dunia ini semakin jahiliyah. semua nilai - nilai kesopanan yang enkau wariskan kepada umat - umatmu sudah dianggap warisan tua. Niali -nilai persaudaraanpun sudah tercabut. Pertumpahan darah antar sesama tidak pernah menyentuh hati kecil yang lain. Asalkan dirinya sudah selamat tanpa memlihat yang lainnya.

Ya Rasulullah,
dalam kehidupanku, kisah - kisahmu kujadikan pedoman hidupku. Insya allah cintaku ini akan terus ku pupuk sampai bertambah .
Engkau adalah Rasul yang aku cintai melebihi cintaku kepada kedua orang tuaku.

Ya Rasulullah,
ketika aku mengetahui bahwa Engkau mencintai oarng yang berpegang teguh kepada Al Quran, akupun membaca dan memahami Al Quran.

Ya Rasulullah,
ketika aku mengetahui bahwa Engkau mencintai orang yang menjalin silaturrahmi, maka kaupun berusaha melakukannya.

Ya Rasulullah,
aku tidak ingin ketika Allah menakdirkan aku bertemu dengan mu, aku belum mengetahui jati dirimu seutuhnya. Menjadi orang yang Engkau kagumi ketika kita bertemu nanti adalah harapan dan impianku.

Terakhir kali maafkan aku Ya Rasulullah, terlalu sedikit hikmah yang aku rangkaikan, terlalu sedikit penghayatan yang aku renungkan sedangkan perjuanganmu begitu perih dalam menegakkan agama Allah, menegakkan yang hak dan menghancurkan yang batil.
Maafkanlah kau Ya Rasulullah.
diakhir suratku ini aku ingin mengucapakan aku mencintai dan merindukanmu Ya Rasulullah.

Asyhadu alla ilaaha illallah wa asyhadu anna muhammadarrasulullah

Wassalamualaikumm Warahmatullahi Wabarakatuh.

0 komentar:

Halaman